Bagaimana caranya untuk membuat drop-down atau pull-down menu seperti salah satu bagian blog ini (bagian Tutorial/Tips)?
-lihat gambar:
Cara membuat dropdown menu seperti itu mudah sekali. Mari ikuti langkah-langkahnya.
1. Login ke blogger, pilih blog yang akan diedit.
2. Masuk ke menu Template - Edit HTML (untuk template classic), atau tambahkan page element HTML/Javascript (untuk template new blogger).
3. Cari bagian (sidebar) yang ingin ditambah dengan menu dropdown, lalu salin kode seperti di bawah. (Bisa diganti2 sendiri).
<form name="ddmenu">
<select name="menu"
onChange="document.location.href=this.options[this.selectedIndex].value;">
<option value="0" selected>Tulisan di Blog ini</option>
<option value="http://alamatlink_artikel1">Nama/Judul Artikel 1</option>
<option value="http://alamatlink_artikel2">Nama/Judul Artikel 2</option>
</select>
</form>
<br>
Nah, bagian yang warna merah itu bisa diulang-ulang untuk tiap artikel yang ingin ditambahkan dalam pilihan di dropdown menu.
Satu contoh di blog ini:
<option value="http://pernakpernikblog.blogspot.com/2007/01/publish-blog.html">
Publish ke Google</option>
Selamat mencoba :)
Baca selengkapnya....
Saturday, June 09, 2007
Membuat Dropdown atau Pulldown Menu
Wednesday, May 09, 2007
Template 3 (Tiga) Kolom
Karena banyak sekali yang minta template 3 kolom seperti yang di blog ini, so sekalian aja deh bagi2.
Jangan lupa revert dulu ke template classic, caranya ada di sini.
Ini bisa diutak-atik atau ditambahin/diganti dgn header sendiri, tapi aku sengaja bikin simple (sederhana) karena biar loadingnya cepet.
Maaf kalo templatenya kurang rapi codingnya, maklumlah bukan web designer :D
Template 3 (three) columns PINK:
View Sample: HERE.
Download: HERE.
Template 3 (three) columns BLACK:
View Sample: HERE.
Download: HERE.
Baca selengkapnya....
@
9:59 AM
Monday, April 30, 2007
Buku Wordpress untuk Pemula
Buku saya yang kedua telah terbit. Penjelasannya ada di sini atau sini.
Buku wordpress ini menjelaskan langkah demi langkah yang harus dilakukan untuk membuat sebuah blog berbasis Wordpress, tentang cara instalasi di lokal maupun online, cara pengelolaannya, hingga penggantian template dan penambahan plugin. Juga hal-hal yang terkait, seperti domain dan web hosting. Selain itu juga disisipkan informasi-informasi singkat yang perlu untuk diperhatikan.
Buku ini ruanglingkupnya untuk pemula.
Jadi sampai penambahan plugin sederhana dan penggantian template. Gak bahas tentang modifikasi template (tapi diulas sedikit), karena kalo itu dibahas maka harus bahas juga ttg dasar HTML dan CSS, bisa bikin 1 buku sendiri tuh :) Tapi kalo memang dalam perkembangannya nanti ada pembaca yg nanya2 soal ubah2 template, bisa sampein ke emailku.
Tak ada gading yang tak retak :) Kalo di bukuku ada kekurangan silakan sampaikan aja, juga solusinya.
Mungkin ke depan banyak buku serupa yang mengklaim buku tsb lengkap. Saya tidak mengklaim buku saya ini lengkap dan bahas tuntas ttg wordpress. Tapi saya juga gak akan membanding-bandingkan dengan buku sejenis karya penulis lain. Hanya pembaca kan yg bisa menilainya ;)
Jika sudah pernah membaca buku pertama saya, gaya penulisannya gak jauh beda. Mudah cukup mudah dimengerti pemula.
OK kritik dan saran sampaikan saya via email faniez[at]gmail[dot]com . Baca selengkapnya....
@
6:18 PM
Sunday, April 15, 2007
Etika Copy-Paste
Kali ini, saya akan membahas mengenai salah satu etika dalam ber-Internet, yaitu tentang copy-paste tulisan. Maaf sedikit panjang, tapi penting juga lho disimak buat yang masih belajar :)
KASUS 1.
Beberapa waktu lalu, saya mendapati beberapa tulisan di blog ini di copy-paste di blog lain tanpa menyebutkan (melink) ke tulisan sumber (blog ini), walaupun memang ada tulisan yang di dalamnya memang sudah termuat nama/link saya. Setelah saya ingatkan, alasannya karena blog tersebut memang kumpulan dari tulisan2 blog lain yang bermanfaat, sebagai arsip dia saja. Sampai di situ, saya simpulkan bahwa dia kurang paham tentang etika yang satu ini.
Blog maupun web merupakan sebuah media online, semua orang bisa mengakses asal terhubung ke Internet dan halamannya tidak dipasang password/private. Jadi, entah blog itu hanya sebagai arsip pribadi, sebagai kumpulan tulisan2 bagus, dan sebagainya, selama dia memuat atau mengutip tulisan orang lain, maka dia juga harus mencantumkan sumber tulisan tersebut. Atau jika tidak, biasa disebut plagiat atau penjiplak.
Salah seorang blogger Indonesia bahkan berkampanye agar tidak asal copy-paste. Berikut kutipannya (dari blog ini):Jangan Asal Copy Paste/ JACP adalah sebuah ajakan moral untuk menghargai hasil karya para blogger, karena apapun isinya, apapun wujudnya, blog adalah juga sebuah hasil karya cipta. Kampanye ini terinspirasi dari beberapa kasus penjiplakan dan pembajakan materi blog...
Saya sendiri tidak bisa menyalahkan buat yang baru mulai ber-Internet dan belum ngerti, trus merasa bahwa dia hanya mengumpulkan tulisan2 untuk arsip online-nya saja. Semoga dengan tulisan ini, dan kampanye di atas, buat yang sudah mengerti bisa ngasitau yang belum mengerti :) Jangan sampai banyak blogger (pemula khususnya) yang tujuannya sebenernya bukan menjiplak, jadi dicap menjiplak gara2 tidak paham etika tadi.
Lebih lengkap, baca di sini.
KASUS 2.
Ada blog yang SEMUA isinya copy-paste dari 1 blog lain. Intinya kayak kembaran blog, atau copy-an isi blog gitu. Memang sih saya liat di bawah setiap tulisan ada kata2 "diambil dari ...". Tapi apa itu etis???
Menurut saya, jawabannya bisa ya, bisa tidak.
Iya, alias gak masalah, KALAU si pemilik blog yang di-copy itu udah ngasi ijin. "Oke, salin aja semua isi blog gue," contohnya.
Tidak etis, jika belum ijin ke pemilik blog. Meskipun di setiap akhir postingan udah dicantumin? IYA. Mengapa?
Kayak bikin tugas aja, si A udah mikir capek2, tiba2 si B diam2 memfotocopy untuk dikumpulin ke guru. Di akhir setiap lembarnya memang ada tulisan kecil2 bahwa si A pembuatnya. Kalo si guru cermat, pasti bisa langsung menghanguskan nilai si B, si B jadi tidak bisa dipercaya lagi. Kalo gak cermat, ya justru guru itu bakalan menuduh keduanya saling curang karena hasilnya sama, dan nama keduanya buruk. Dengan analogi seperti itu, guru di dunia blog ini ibaratnya adalah para pembaca/pengunjung blog. Lambat laun memang akan kelihatan mana yang kreatif beneran, mana yang asal copy-paste.
Selain itu, kembali lagi seperti kasus 1, hargailah karya orang lain.
Mungkin nanti ada yang bertanya, lho bagaimana kalo itu blog agregator khusus? (pembeli bukuku, ada kan apa itu RSS Feed dan agregator). Itu laen soal. Di blog agregator khusus meskipun mengambil [biasanya] 10 postingan terakhir dari suatu sumber, tapi di blog tersebut memang profilnya tertulis bahwa itu blog agregator si A, atau blog agregator anggota komunitas X (misal). Bukan "ini blog gue, isinya tulisan2 gue". Ngerti kan bedanya?!
---
Ok teman2, meskipun kita bersosialisasi di Internet, tapi harga diri gak hanya ada di dunia nyata saja kan :)
Saya sendiri sampai saat ini tidak pernah copy-paste mentah2 dari blog lain. Biasanya kalo mo menyalin satu tulisan penuh, sebelumnya saya beri pengantar dulu satu paragraf (minimal), tentang apa yg dibahas di tulisan orang lain itu.
Tentang kasus 1 sih kayaknya udah jelas. Kalo kasus 2, mungkin ada yang gak sependapat, silakan komen aja :)
Baca selengkapnya....
@
10:30 PM